ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Dua Pelaku Pemerkosaan Pelajar di Pamulang Diringkus Polisi

Jumat, 19 Juli 2019

Tangsel.ZonaXpose.com– Dua pelaku pemerkosaan pelajar kelas tiga sekolah menengah berhasil dicokok jajaran Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) di rumahnya masing masing.

Kedua pelaku, yaitu Mana  dan Band,  warga Tangsel tidak dapat berbuat banyak saat dijemput tim Reskrim Polres Tangsel,  kata Kapolres Tangsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ferdy Irawan,  Rabu (17/7/2019).

Kasus pemerkosaan terhadap pelajar  itu terjadi  setelah kakak korban melihat adanya perubahan korban yang hampir setiap hari pulang malam dan menjadi sosok pendiam.

Aksi pemerkosaan terjadi Minggu (14/7/2019) saat pelaku Mana  mengajak temannya Band bertemu korban. Seteah mereka bertemu kemudian kedua pelaku mengajak korban ke salah satu gubuk di kawasan perumahan di Pamulang.

“Dengan bujuk rayu dan dipaksa akhirnya terjadi hubungan suami istri secara paksa yang dilakukan secara bergantian,” ujar Kapolres. Menurutnya, yang melakukan aksi pemerkosaan pertama kali Band baru kemudian dilakukan Mana.

Hasil pemeriksaan terjadap dua pelaku dan korban,  imbuh Kapolres,  ternyata aksi pemerkosaan sudah direncanakan sebelumnya. Walaupun dalam aksi itu tidak ada pengaruh alkohol atau minuman keras yang ada adalah intimidasi terhadap korban karena di lokasi kejadian atau TKP (tempat kejadian pertara) saat itu dalam keadaan sepi, tidak ada orang lain.

Ditambahkan AKBP Ferdy Irawan, setelah peristiwa itu korban pun trauma serta terjadi perubahan sikap sehari hari seperti setiap hari selalu pulang larut malam dan tidak banyak bicara atau pendiam.

“Melihat perubahan sikap terhadap korban sang kakak merasa curiga dan setelah ditanya ternyata dirinya sudah menjadi korban pemerkosaan oleh dua orang temannya, ” kata AKBP Ferdy.

Mendengar penuturan korban kemudian kakaknya melaporkan ke pihak Polres Tangsel.  Atas perbuatannya itu  kedua pelaku dikenakan Pasal 81 UU RI Nomor 35 Tahun 214 tentang Perlindungan Anak dan terancam hukuman penjara hingga 15 penjara.(M.Chaer/Agam)
Share This :

0 komentar