ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Satresnarkoba Polresta Depok Bekuk Bandar Ganja Jaringan Aceh

Sabtu, 12 Oktober 2019
Ilustrasi

Depok,ZonaXpose.com  – Pelaku pengedar puluhan kilo gram ganja yang berhasil ditangkap anggota Satnarkoba Polresta Depok, merupakan jaringan Aceh.

Hal tersebut diutarakan Kasat Narkoba Polresta Depok Kompol Indra Tarigan mengatakan tersangka FF (19), yang ditangkap anggota unit 1 Subdit 2 dipimpin Kanit Iptu Sinurat, merupakan bandar peredaran ganja jaringan Aceh.

“Pengakuan pelaku baru sekali dengan memesan 50 Kg ganja ke seseorang yang dikenal dari Aceh. 10 KG ganja sama pelaku sudah diedarkan sesuai pesanan di wilayah Jabodetabek,”, Sabtu (12/10/2019)

Tertangkapnya FF merupakan hasil pengembangan dari seorang kurir yang lebih dahulu ditangkap anggota  di daerah Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas Kota Depok.

“Dari tangan MFS anggota menyita 1 Kg ganja yang masih dilakban coklat siap edar. Pengakuan MFS mendapatkan ganja dari tangan FF dengan membeli Rp5 juta per bata atau ukuran 1 Kg,”kata Kompol Indra Tarigan.

Peran pelaku MFS, lanjut Kompol Indra, sebagai kurir. Alasan para pelaku mengedarkan narkoba ganja untuk memenuhi kebutuhan hidup dan gaya hidup.

“Pengakuan kurir yang masih tercatat sebagai siswa kelas 3 SMA, terpaksa menjadi kurir dengan keuntungan yang didapatkan untuk gaya hidup enak dan beli HP baru. Sedangkan pelaku FF lantaran tidak bekerja  dan dikeluarkan dari sekolah SMA, keuntungan yang didapatkan buat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,”tambah Kompol Indra Tarigan.

Anggota telah melakukan pengintaian para pelaku selama seminggu selain itu  untuk menimbun ganja seberat 40 KG tersebut, pelaku FF menyimpannya di ruko daerah Rangkapan Jaya.

“Dengan barang bukti dari kedua pelaku yang berhasil disita sebanyak 41 Kg ganja, kita dapat menyelamatkan sekitar 40 ribu jiwa,” tutur Kompol Indra Tarigan.

“Anggota masih melakukan penyelidikan terhadap bandar besar asal jaringan Aceh. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para pelaku dikenakan Pasal 114 ayat 2 No.35 Tahun 209 tentang mengedarkan narkoba berupa ganja diatas 100 gram ancaman pidana maksimal dua puluh tahun.” (ZA) 
Share This :

0 komentar