ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Film Sang Prawira Akan Tayang, Kabid Humas Polda Banten ajak masyarakat ramaikan Bioskop

Rabu, 27 November 2019

Serang(Banten)ZonaXpose.com  – Kabid humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K, M.H mengajak masyarakat untuk menyaksikan film terbaru Divhumas Polri film layar lebar yang disutradarai anak bangsa, Ponty Gea. Film ini menceritakan tentang seorang pemuda dari Sumatra Utara yang bercita-cita menjadi seorang Polisi akan tayang secara serentak di Bioskop seluruh Indonesia, tanggal 28 November 2019 Nantinya.
“tangal 28 November 2019 ini, akan tayang secara serentak diseluruh Bioskop di Indonesia, yuk kita ramaikan kembali Bioskop kesayangannya,”ajak Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi P SIK, MH, Rabu (27/11/2019) siang.
Edy menjelaskan, hampir seluruh karakter dalam cerita diperankan oleh personil kepolisian yang bertugas di Polda Sumut, Polda Jateng, Akademi Kepolisian dan Mabes Polri.
Selain bertabur ‘bintang’, film ini juga diramaikan oleh tokoh politik dan pemerintahan Indonesia seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang berperan sebagai pengajar berpangkat Kombes di Akpol Semarang, Menko Maritim Luhut Panjaitan, Mendagri Tito Karnavian, Menkumham Yasona Laoly, As SDM Polri Irjen Pol Eko Indra Heri, serta Pangdam I/BB.
“Film Sang Prawira, dimana sepasang suami istri ribut tentang perkara tujuan hidup anak mereka yang akan menamatkan sekolah menengah atas (SMA). Namun, kedua orang tua berbeda pendapat dalam merancang masa depan anaknya. Sang ibu, ingin menuruti kemauan anaknya jadi polisi sementara si bapak lebih condong anaknya bekerja di luar negeri agar dapat menolong keuangan keluarga yang selama ini tergolong miskin,”imbuh Kabid Humas kembali.
Film yang terinspirasi dari pejabat utama Polda Sumut yang kemudian diperkaya oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Drs Agus Andrianto, yang menceritakan sosok  seorang Polisi yang berani dan tangguh. Selain itu Sang Prawira menyelipkan pesan moral pedagogis (strategi pembelajaran) kepada masyarakat.
Dengan mengambil setting lokasi hampir di 130 titik dan tersebar di beberapa daerah seperti Karo, Simalungun, Tobasa, Humbahas, Asahan, Tanjung Balai, Sibolga, Nias, Medan, Semarang (Akpol) dan Jakarta (Mabes Polri), tentunya film ini amat kaya dengan unsur kedaerahan Indonesia.
Gondronk
Share This :

0 komentar