ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ Bantu Peningkatan Ekonomi Warga Takirin Melalui Pembuatan Kue Dari Pisang

Rabu, 12 Februari 2020

BELU.  ZonaXpose.com - yonifraider142.net - Guna meningkatkan perekonomian masyarakat perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ berikan pelatihan pembuatan kue mengunakan bahan baku buah pisang kepada warga yang berada di Desa Takirin Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat desa yang berada di sekitar pos-pos jajaran Satgas tas Yonif R 142/KJ, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan warga dari usaha keterampilan rumahan," ungkap Letkol Inf Ikhsanuddin, S.Sos.,M.M selaku Dansatgas.

Selain melaksanakan tugas dan kewajiban dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan RI-RDTL, Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ juga memberikan pelatihan kepada warga perbatasan tentang pengolahan makanan berbahan baku buah pisang yang dicampur dengan tepung terigu sehingga dapat diolah menjadi kue atau makanan ringan.

"Kegiatan pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan perkonomian masyarakat setempat melalui pemanfaatan hasil tanaman pisang yang berasal dari kebun milik warga, sehingga diharapkan makanan olahan tersebut dapat menjadi salah satu upaya Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat yang berada di wilayah perbatasan," papar Letkol Inf Ikhsanuddin, S.Sos.,M.M.

Selain melaksanakan tugas utama yaitu pengamanan wilayah perbatasan sektor timur Indonesia - Timor Leste, Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ juga melaksanakan tugas Binter Satnonkowil (Pembinaan Teritorial Satuan Non Komando Kewilayahan) dengan berbagai macam upaya, berupa kegiatan-kegiatan pendekatan kepada masyarakat guna mendukung program Pemerintah Pusat maupun Daerah, salah satunya bertujuan untuk membantu mengatasi kesulitan warga yang berada di sekeliling mereka.

Kegiatan Binter Satnonkowil yang dilaksanakan oleh personel Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ yang berada di Fatubesi berupa memberikan pelatihan kepada warga tentang pemanfaatan buah pisang yang dihasilkan dari kebun lalu diolah menjadi kue atau makanan ringan guna memperkecil biaya kebutuhan hidup sehari-hari.

"Kegiatan pelatihan pembuatan kue tersebut dipimpin langsung oleh Serda Ryan selaku Wadanpos Fatubesi bersama 4 orang personel Pos Fatubesi lainnya serta diikuti oleh sekitar 10 orang warga yang mayoritas ibu-ibu Desa Takirin," papar Letkol Inf Ikhsanuddin, S.Sos.,M.M.

"Ide-ide kreatif yang kami berikan kepada masyarakat merupakan upaya kami dalam memberikan solusi terhadap kondisi ekonomi warga perbatasan melalui pendekatan-pendekatan kepada masyarakat perbatasan," tegas Letkol Inf Ikhsanuddin, S.Sos.,M.M.

"Kegiatan ini adalah salah satu wujud pengabdian TNI di daerah penugasan, sehingga diharapkan dapat mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat di wilayah perbatasan Indonesia - Timor Leste, Rakyat merupakan ibu kandung TNI," tegas Letkol Inf Ikhsanuddin, S.Sos.,M.M lebih lanjut.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap kedepan masyarakat dapat lebih memanfaatkan hasil perkebunan yang ada di sekitar mereka, sehingga apa yang warga tanam dapat dikelola menjadi makanan yang memiliki nilai jual," imbuh Letkol Inf Ikhsanuddin, S.Sos.,M.M di Mako Satgas Atambua (11/2/2020).

Sementara itu, Ibu Maria Bere (40) salah seorang warga Desa Takirin menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan pelatihan yang telah diberikan oleh personel Pos Fatubesi Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ.

"Saya mewakili masyarakat Desa Takirin mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah memberikan pelatihan tentang cara mengelola buah pisang menjadi makanan ringan, semoga bapak-bapak TNI selalu diberi kesehatan dan keselamatan hingga selesai penugasan," ungkap Mama Maria Bere.

Di tempat yang sama, Pratu Ipandra selaku personel Pos Fatubesi menyampaikan tanggapannya atas kegiatan yang telah dilaksanakan bersama rekan-rekannya dan warga Desa Takirin.

"Kami menaruh harapan besar agar setiap kegiatan yang dilaksanakan bersama warga perbatasan dapat memberikan manfaat serta berdampak positif demi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ucapPratu Ipandra.

Terpisah, Sertu Angga selaku Danpos Fatubesi menyampaikan tanggapannya atas kegiatan yang telah dilakukan oleh personelnya dalam memberikan pelatihan guna membantu meningkatkan perekonomian masyakarat di Desa Takirin.

"Sebagai personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia - Timor Leste (Satgas Pamtas RI-RDTL), semua yang kami lakukan merupakan tugas dan kewajiban sebagai prajurit TNI, untuk rakyat, Negara dan Bangsa," tandas Sertu Angga.

ZonaXpose.
Share This :

0 komentar