Sayudi, Warga Asal Asahan Berhasil Ubah Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak


Jakarta, ZonaXPose.com - Berbagai macam cara dilakukan oleh semua orang untuk menyulap sampah menjadi uang atau memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Seperti halnya yang dilakukan oleh seorang warga Desa Mekar Sari Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan bernama M Sayudi (57) berhasil menemukan teknologi yang bisa mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM).

Sayudi begitu nama panggilan akrabnya, merupakan pensiunan perkebunan BUMN. Ia memulai eksperimennya tersebut sejak tahun 2019 dengan cara autodidak. Ide mengubah sampah limbah plastik menjadi BBM berawal dari rasa keprihatinannya terhadap sampah plastik yang sangat banyak di lingkungan tempatnya tinggal. Sehingga dirinya melakukan uji coba dengan membakar sampah limbah plastik dengan alat sederhana yang diciptakannya dari bahan bekas.

“Dari alat yang saya buat dapat menghasilkan 0,7 liter BBM yang terdiri dari solar sebanyak 60 %, minyak lampu sebanyak 15 %, dan bensin sebanyak 25 %. Per 1 Kilogram (Kg) sampah limbah plastik,”ungkap Sayudi Sabtu, (7/3).

Lebih lanjut, Sayudi menjelaskan bahwa setelah 5 (lima) kali melakukan penelitian dengan alat seadanya, akhirnya Ia berhasil menciptakan mesin tersebut.

“Mesin itu terbuat dari bahan stainless dan seadanya bang, maklumlah modal terbatas bang. Dalam pembuatan mesin, saya menghabiskan biaya Rp 8,6 juta, “jelas Sayudi

Kemudian, Sayudi mengungkapkan, awal terciptanya mesin pengolah sampah plastik ini berangkat dari pengalaman pribadinya sendiri. Sayudi sangat prihatin dengan banyaknya sampah plastik yang berserakan. Terlebih ia mendapatkan informasi bahwa plastik memiliki kandungan minyak didalamnya.

“Saya bukan akademisi, tetapi saya punya kemauan dan tekad serta kepedulian terhadap masalah sampah, ” ketusnya.

Meski dirinya tidak memiliki latar belakang akademis yang berhubungan dengan teknik, semangat Sayudi tak lantas surut. Beragam cobaan pernah menerpa dirinya di saat awal membuat mesin tersebut, mulai dari kompor meledak, hingga terkena percikan minyak panas akibat bocornya tabung. Namun, penelitiannya tersebut akhirnya membuahkan hasil positif.

Dirinya menjelaskan, cara yang dilakukan adalah mengubah sampah plastik menjadi senyawa lain melalui proses pirolisis. Setelah itu, dilakukan pemisahan senyawa-senyawa yang dihasilkan oleh mesin tersebut hingga menjadi BBM murni.

“Pada prosesnya, limbah plastik akan diubah mebjadi cair dan gas serta residu berupa padatan. Gas yang tidak terkondensasi juga diharapkan sebagai bahan bakar,” terangnya.
Sayudi menjelaskan, didalam pengolahan tersebut, diperlakukan waktu sekitar 6 jam untuk menghasilkan BBM.

“Hasilnya telah dicoba ke sepeda motor saya sendiri bang. Alhamdulillah, sepeda motor saya tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya, dan sampai saat ini, sepeda motor tersebut tidak mengalami permasalahan,” terangnya.

Pensiunan kebun milik BUMN ini bersedia hasil penemuannya tersebut diuji ke laboratorium. Dirinya berharap penemuan ini bisa mendapatkan perhatian dari Pemerintah, baik permodalan maupun arahan serta bimbingan.

“Karena saya bercita-cita ingin memproduksi mesin tersebut. Agar dapat mengatasi permasalahan sampah yang ada di bumi ini,” harapnya.

A.T. Amri
ZonaXPose

Post a comment

0 Comments