Prestasi Ungkap Kasus 'Kapolsek Tambora Kompol Iverson Manossoh SH, di Anugrahi Pengharggaan Oleh Kapolres Metro Jak -Barat

Kompol Iver Son Monossoh SH, Kapolsek Tambora Polres Metro Jak - Barat

Jakarta,ZonaXpose.com  -  Pengahargaaan yang diberikan Kapolres  Metro Jakarta Barat  Kombes Audie S Latuheru kepada personelya membuat kebanggaan jajaran Polri khususnya Polres Metro Jakarta Barat.

Reward yang di berikan kepada personel merupakan penghargaan  bentuk perhatian dan apresiasi institusi terhadap personel yang berdedikasi tinggi dalam bertugas dan berprestasi untuk menumbuhkan rasa kebanggaan, penghormatan sikap ketauladanan dan motivasi kerja bagi personel yang lain."dikatakan Kapolres Kombes Audie S Latuheru yang dilansir saat memberikan penghargaan pagi tadi.

Dari 5 personel yang diberikan penghargaan tersebut salah satunya Kapolsek Tambora Kompol Iverson Manosoh, karena prestasi dalam waktu kurang dari 24 jam berhasil ungkap dan tangkap para pelaku begal (curas) yang resahkan warga karena telah 5 kali melakukan perbuatannya di 5 TKP.

Keberhasilan Kapolsek Tambora ini bukan hanya kasus begal saja, yang menjadi perhatian publik warga Jakarta Barat khususnya Tambora kasus Tawuran yang sering kali terjadi.

Sejak Perwira asal Tahuna Sangir Talaud Sulawesi Utara berada di Tambora, kasus kasus kejadian yang meresahkan warga Tambora sudah terhenti dan sudah tidak nampak lagi kejadian kejadian yang ada dinwilayah hukum Tambora

Di ruang kerjanya Kapolsek mengungkapkan, kami selaku Kapolsek  Tambora dalam hal menyikafi permasalahan yang ada terutama tentang keresehan warga atau kriminal, kami lakukan dengan tindakan ungkap dan tangkap sampai ke akar akarnya.

Dalam ketegasan ungkap dan tangkap Begal, kami lakukan bukan hanya  harus di tindak tegas, namun kami lakukan dengan upaya hukum secara profesional dan profosional untuk efek jera, kemudian kami lakukan dengan pembinaan, karena mereka juga masih ada harapan jadi orang baik dan bisa berubah.


Sambung Iverson, selain itu untuk ungkap kasus tawuran kami lakukan  dengan cara investigasi wilayah, imbauhan, preentif dan preeventif, kemudian kami lakukan dengan pilah pilah mana yang ikut ikutan dan mana provokator atau yang mendalangi,

Setelah kami temukan hasil dari pemeriksaan, kemudian yang ikut ikutan kami berikan pembinaaan religius berada di masjid yang ada, dan kami sudah bekerja sama dengan tokoh agama, kemudian untuk yang masuk sel kami proses hukum," kata Iver.

Selanjuynya kamipun mendata lokasi lokasi yang rawan dibeberapa titik, kami sudah data tempat tempat tersebut ada 21 titik, ini jadi perhatian dan pembinaan ekstra dalam permasalahan  yang ada di wilayah hukum Tambora khususnya Tawuran, Kriminal dan lainnya.

Kemudian kami lakukan dengan personel turun untuk menginvstigasi dan pembinaan, secara Harhamkamtibmas melalui pendekatan tokoh agama, tokoh agama dan tokoh pemuda bersama 3 pilar," tutup Iverson. (Red

ZonaXpose

Post a comment

0 Comments