Paguyuban DUTA Bersatu Menyantuni Anak Yatim-Piatu


Jakarta, ZonaXpose.com - Bagi masyarakat Muslim, Muharram termasuk salah satu momentum mulia karena menjadi bulan pembuka tahun baru, sehingga sebagian masyarakat Indonesia bahwa menganggap tanggal 10 Muharram (Asyura) adalah Hari Raya anak Yatim. 

Istilah Idul Yatama (Hari Raya anak Yatim) sebenarnya adalah ungkapan kegembiraan bagi anak-anak yatim, sebab pada saat itu banyak orang yang memberikan perhatian dan santunan kepada mereka.


Tahun baru Islam 1442 H, 2020 M menjadi momen penting bagi Paguyuban DUTA (Duri Utara) Bersatu, Khususnya bagi warga masyarakat Kelurahan Duri Utara Tambora Jakarta Barat. Rabu (02/08/2020).

Sebanyak 110 (@ Rp 450.000) anak yatim-piatu mendapatkan santunan dari Paguyuban DUTA Bersatu. Pelaksanaan pembagian santunan melalui pengurus Paguyuban mendatangkan wilayah RW masing-masing (Masjid dan Musholla).


Ketua Paguyuban DUTA Bersatu Yongky Subhiyanto mengatakan, "Pemberian santunan ini merupakan bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim-piatu, karena mereka merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Paguyuban hanya menjalankan amanah dari para pengurus wilayah dan para donatur, dan Kegiatan rutin setiap tahun untuk menyantuni anak yatim-piatu di wilayah kelurahan Duri Utara.

Mari kita sama-sama mengayomi mereka seperti seperti anak kita sendiri, sehingga mereka memiliki orang tua yang memperhatikan dan memperdulikan mereka, berharap santunan yang diberikan dapat menghibur sekaligus meringankan beban kesedihan, kendati saat ini sedang dilanda Pandemi COVID-19"

Sebaik-baik rumah dikalangan kaum Muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim yang diperlakukan dengan baik, dan sejelek-jelek rumah dikalangan kaum Muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim dan dia diperlakukan dengan buruk. (HR. Ibnu Majah).

Syaugi Wasi.
ZonaXpose.

Post a comment

0 Comments